Dinsos dan Damkar Buleleng Gelar Pendataan Digital Perlinsos di Desa Panji, 158 KK Berhasil Diinput
- Jul 14, 2026
- Made Resika
- Sosial, Pembangunan, Ekonomi, Kependudukan, Investasi
KiM Surya Bhuana Desa Panji Selasa, 14 Juli 2026 – Dinas Sosial Kabupaten Buleleng berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Pendataan Digital Perlinsos di Balai Banjar Dangin Pura Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Kegiatan ini dihadiri Bapak Camat Sukasada, Perbekel Desa Panji, Pendamping PKH Desa Panji an. Komang Pujayanti, dan Agen Perlinsos Desa Panji.
Tim Dinsos Kabupaten Buleleng dipimpin oleh Ibu Ni Pt Ayu Novitasari, SE, MM dengan jumlah personel 5 orang. Sementara Tim Damkar Kabupaten Buleleng terdiri dari 8 orang dipimpin oleh Bapak Ketut Darmika, SPd.Hasil PendataanDalam kegiatan tersebut, Tim Dinsos berhasil menginput data sebanyak 87 KK. Sedangkan Tim Damkar menginput data sebanyak 71 KK. Total data yang berhasil diinput mencapai 158 KK.
Ada Sanggahan dari Warga. Sejumlah warga juga mendatangi Kasi Pemerintahan Desa Panji yang membidangi data kependudukan, Bapak Putu Sedana, untuk mengajukan sanggahan. Tercatat ada kurang lebih 10 KK yang mengajukan sanggahan karena datanya tidak sesuai. Salah satu contohnya adalah Bapak I Gusti Putu Mustika dari Banjar Dinas Dangin Pura. Dalam data tercatat memiliki mobil, padahal yang bersangkutan tidak memiliki kendaraan tersebut.Merespon hal itu, pihak Dinsos langsung melakukan pengecekan ke rumah Bapak I Gusti Putu Mustika bersama Perangkat Pemdes, Kadus Dangin Pura, dan Agen Perlinsos Panji. Namun karena sinyal di lokasi lemah, proses sanggahan akan dilanjutkan melalui Kantor Perbekel Desa Panji. Data dan bukti di lapangan sudah difoto untuk melengkapi dokumen sanggahan.
Perbekel Desa Panji mengapresiasi sinergi Dinsos dan Damkar Buleleng. Ia mengimbau masyarakat yang merasa datanya belum sesuai agar segera melapor ke kantor desa dengan membawa bukti pendukung agar dapat segera ditindaklanjuti.Kegiatan pendataan digital Perlinsos ini bertujuan untuk memutakhirkan data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.